Ini saya ambil ketika pelajaran bahasa JaWa di kelas saya tepatnya di SMP PLUS AR RAHMAT bojonegoro. Di sini di jelaskan percakapan antara Rasulullah SAW dengan Iblis. Rasulullah menanyakan tentang yang di alami oleh iblis tersebut, siapa saja yang ditakuti iblis,siapa kekasih iblis, dan banyak lagi.
Saya mengucapkan selamat membaca artikel ini……
Diriwayatkan oleh Muadz bin Jabal r.a. dari Ibn Abbas r.a., ia berkata : ” Kami bersama Rasululah SAW berada di rumah seorang sahabat dari golongan Anshar dalam sebuah jamaah. Tiba-tiba, ada yang memanggil dari luar : ” Wahai para penghuni rumah, apakah kalian mengizinkanku masuk, karena kalian membutuhkanku .” Rasulullah SAW bertanya kepada para sahabat :” Apakah kalian tahu siapa yang menyeru itu ?” Para sahabat menjawab , ” Tentu Allah SWT. dan Rasul-Nya lebih mengetahui .” Rasulullah berkata : ” Dia adalah Iblis yang terkutuk ? semoga Allah SWT. senantiasa melaknatnya.” Umar bin Khattab r.a. berkata :” Ya, Rasulullah, apakah engkau mengijinkanku untuk membunuhnya?” Rasulullah SAW berkata pelan :” Bersabarlah wahai Umar, apakah engkau tidak tahu bahwa dia termasuk mereka yang tertunda kematiannya sampai waktu yang ditentukan (hari kiyamat)?. Sekarang silakan bukakan pintu untuknya, karena ia sedang diperintahkan Allah SWT. SWT. Fahamilah apa yang dia ucapkan dan dengarkan apa yang akan dia sampaikan kepada kalian ! “
Ibnu Abbas berkata : ” Maka dibukalah pintu, kemudian Iblis masuk ke tengah-tengah kami. Ternyata dia adalah seorang yang sudah tua bangka dan buta sebelah mata. Dagunya berjanggut sebanyak tujuh helai rambut yang panjangnya seperti rambut kuda, kedua kelopak matanya (masyquqatani) memanjang (terbelah ke-atas, tidak kesamping), kepalanya seperti kepala gajah yang sangat besar, gigi taringnya memanjang keluar seperti taring babi, kedua bibirnya seperti bibir macan / kerbau (tsur). Dia berkata, ” Assalamu ‘alaika ya Muhammad, assalamu ‘alaikum ya jamaa’atal-muslimin (salam untuk kalian semua wahai golongan muslimin).” Rasulullah SAW menjawab :” Assamu lillah ya la’iin (Keselamatan hanya milik Allah SWT. SWT, wahai makhluq yang terlaknat. Aku telah mengetahui, engkau punya keperluan kepada kami. Apa keperluanmu wahai Iblis.” Iblis berkata :” Wahai Muhammad, aku datang bukan karena keinginanku sendiri, tetapi aku datang karena terpaksa (diperintah).”
Rasulullah SAW berkata :” Apa yang membuatmu terpaksa harus datang kesini, wahai terlaknat?” Iblis berkata,” Aku didatangi oleh seorang malaikat utusan Tuhan Yang Maha Agung, ia berkata kepada-ku ‘Sesungguhnya Allah SWT. SWT menyuruhmu untuk datang kepada Muhammad SAW dalam keadaan hina dan bersahaja. Engkau harus memberitahu kepadanya bagaimana tipu muslihat, godaanmu dan rekayasamu terhadap Bani Adam, bagaimana engkau membujuk dan merayu mereka. Engkau harus menjawab dengan jujur apa saja yang ditanyakan kepa-damu’. Allah SWT. SWT bersabda,” Demi kemulia-an dan keagungan-Ku, jika engkau berbohong sekali saja dan tidak berkata benar, niscaya Aku jadikan kamu debu yang dihempas oleh angin dan Aku puaskan musuhmu karena bencana yang menimpamu.” Wahai Muhammad, sekarang aku datang kepadamu sebagaimana aku diperintah.
Tanyakanlah kepadaku apa yang kau inginkan. Jika aku tidak memuaskanmu tentang apa yang kamu tanyakan kepadaku, niscaya musuhku akan puas atas musibah yang terjadi padaku. Tiada beban yang lebih berat bagiku daripada leganya musuh-musuhku yang menimpa diriku.”
Rasulullah kemudian mulai bertanya :” Jika kamu jujur, beritahukanlah kepada-ku, siapakah orang yang paling kamu benci ?” Iblis menjawab :” Engkau, wahai Muhammad, engkau adalah makhluq Allah SWT. yang paling aku benci, dan kemudian orang-orang yang mengikuti agamamu.”
Rasulullah :” Siapa lagi yang kamu benci?”
Continue reading ‘Dialog Nabi Muhammad dg Iblis’


" width="16" height="18">
-" width="22" height="17">



>> Your Coment